Selasa, 19 Oktober 2010

Solatku Ibadahku Hidupku dan Matiku Hanyalah untukMu..

dipetik dari:

http://www.facebook.com/notes/tazkiah-an-nafs/bagaimana-supaya-khusu-sholat/155384284500604

ianya menarik dan sangat baik untuk diamalkan...


Khusyuk Didalam Solat..

------------------------------

“ Wahai abu Abdurrahman, bagaimana caranya tuan sholat?”

Hatim berkata:” Apabila masuk waktu sholat aku berwhudu`dzahir dan bathin,”

Isam bertanya, Bagaimana whudu dzahir dan bathin itu?.

Hatim berkata, “Whudu dzahir” sebagaimana biasa, yaitu membasuh semua anggota whudu` dengan air, sementara whudu bathin ialah membasuh semua anggota dengan tujuh perkara :

1.Bertaubat

2. Menyesali dosa-dosa yang dilakukan

3. tidak tergila-gila akan dunia

4. tidak mencari/mengharap pujian orang (riya)

5. meninggalkan sifat berbangga

6. meninggalkan sifat khianat dan menipu

7.meninggalkan sifat dengki

Seterusnya Hatim berkata,”Kemudian aku pergi ke Masjid, aku kemaskan semua anggotaku dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku bayangkan Allah ada di hadapanku, syurga ada di sebelah kananku.., neraka ada di samping kiriku, malaikat maut ada di belakangku, dan aku bayangkan pula bahwa aku seolah-olah berada di atas titian `shiratal mustaqim` serta aku menganggap seakan-akan sholatku kali ini adalah sholat ku yang terakhir kalinya, kemudian aku berniat dlm hati dan bertakbir dengan baik.


Setiap bacaan dan doa dala sholat ku fahami maknanya, kemudian aku ruku` dan sujud dengan thawadhu`aku bertasyahud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas Beginilah aku sholat selama 30 Tahun,”

Setelah Isam mendengar semua itu, menangislah ia karena teringat ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim..apakah kita ikut menangis bila sholat kita bila dibandingkan dengan Isam.??

Khamis, 14 Oktober 2010

Empat Amalan Penebus Dosa...

Abul ‘Abbas Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata,

Dosa dapat terhapus dengan beberapa hal yaitu:

Pertama: Taubat.

Kedua: Istighfar yang tidak tercakup dalam taubat. Sesungguhnya Allah mengampuni dan mengijabahi do’a hamba-Nya walaupun ia hanya beristihfar tanpa menyertakan taubat di dalamnya. Namun jika taubat disertai dengan istighfar, maka itulebih sempurna.

Ketiga: Amalan sholih yang menghapuskan dosa. Amalan yang lebih bermanfaat adalah amalan yang sifatnya umum maupun khusus (dalam menghapuskan suatu dosa). ... Pengampunan dosa di sini diperoleh jika seseorang mengikutkan kejelekan dengan kebaikan. Yang dimaksud hasanaat (kebaikan) adalah sesuatu yang dianjurkan oleh Allah melalui lisan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam berupa perbuatan, akhlaq dan sifat.

Keempat: Musibah sebagai penghapus dosa. Musibah adalah segala sesuatu yang terasa menyakitkan berupa rasa gelisah, sedih dan rasa sakit yang menimpa harta, kehormatan, jasad atau yang lainnya. Namun musibah ini datang bukan atas kehendak hamba.[1]

Semoga jadi pelajaran berharga. ....

ya Allah bantulah kami dalam mengenal agama Mu ya Allah...

dipetik dari; www.rumaysho.com